Peran Layanan USG untuk Setiap Trimester Kehamilan

Kehamilan merupakan bagian dari perjalanan hidup yang sangat membahagiakan orang tua dan juga menegangkan. Momen ini sangat penting bagi calon orang tua untuk memantau perkembangan dan Kesehatan janin secara menyeluruh. Salah satu metode pemantauan yang paling umum dan efektif adalah Ultrasonografi (USG), yaitu salah satu prosedur medis untuk mengambil gambar janin di dalam rahim menggunakan gelombang suara. Layanan USG sangat penting dilakukan pada setiap trimester kehamilan untuk memastikan perkembangan janin yang optimal dan mendeteksi potensi masalah sedini mungkin. Berikut adalah penjelasan mengenai peran layanan USG pada tiap trimester kehamilan.

Trimester Pertama (0-13 Minggu)

Pada trimester pertama, USG memiliki beberapa peran penting:

  1. Melakukan Estimasi Usia Janin: Pada periode awal kehamilan, USG berperan penting untuk menentukan usia kehamilan dengan akurat dan memperkirakan tanggal kelahiran yang lebih tepat.
  2. Mengecek Kehamilan Ganda: USG dapat mengidentifikasi apakah ibu mengandung lebih dari satu janin (kehamilan kembar), sehingga perawatan yang tepat dapat diberikan sejak dini.
  3. Memantau Detak Jantung Janin: USG pada trimester pertama dapat mendeteksi detak jantung janin, yang merupakan indikator penting bahwa janin berkembang dengan baik.
  4. Mengonfirmasi Lokasi Kehamilan: USG memastikan bahwa janin berada di dalam rahim dan bukan kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim), yang bisa berbahaya bagi ibu.

Trimester Kedua (14-26 Minggu)

USG pada trimester kedua sering disebut sebagai USG anatomi, yang memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Memeriksa Perkembangan Organ Janin: USG anatomi membantu memeriksa perkembangan organ utama janin, seperti otak, jantung, ginjal, dan tulang belakang. Ini penting untuk mendeteksi kelainan atau cacat bawaan.
  2. Menentukan Jenis Kelamin: Pada trimester kedua, jenis kelamin janin biasanya bisa diketahui melalui USG, meskipun ini bukan tujuan medis utama.
  3. Pengukuran pada Pertumbuhan Janin: Ultrasonografi dapat mengukur besarnya janin untuk memastikan janin tumbuh sehat dan sesuai umur kehamilan.
  4. Memeriksa Posisi Plasenta: USG dapat memeriksa posisi plasenta untuk memastikan tidak ada kondisi seperti plasenta previa, yang bisa menyebabkan komplikasi selama kehamilan dan persalinan.

Trimester Ketiga (27-40 Minggu)

Pada trimester ketiga, USG digunakan untuk:

  1. Memantau Pertumbuhan dan Posisi Janin: USG membantu memantau apakah janin tumbuh dengan baik dan berada dalam posisi yang tepat untuk persalinan. Posisi janin sangat penting untuk persiapan proses kelahiran.
  2. Menentukan Kualitas Cairan Ketuban: Gelombang suara USG dapat mengukur kuantitas cairan ketuban di sekitar janin. Kadar cairan ketuban yang baik adalah sekitar 800 ml hingga 600 ml atau 25 cm sampai 5 cm di umur 34 minggu dan 40 minggu.
  3. Memantau Kesehatan Plasenta: USG trimester ketiga juga digunakan untuk memantau kesehatan dan fungsi plasenta, yang menyediakan oksigen dan nutrisi penting bagi janin.
  4. Memastikan Kesehatan Janin: Pada trimester akhir, USG dapat digunakan untuk memeriksa aktivitas dan pergerakan janin, serta aliran darah melalui tali pusat dan organ utama lainnya.

Kesimpulan

Layanan USG merupakan bagian penting dari perawatan kehamilan yang komprehensif. Dengan melakukan USG pada setiap trimester, calon ibu dapat memastikan bahwa janin berkembang dengan baik dan mendeteksi potensi masalah sedini mungkin. Hal ini memungkinkan penanganan medis yang cepat dan tepat, yang sangat penting untuk kesehatan ibu dan bayi. Jika Sahabat ingin mengetahui lebih lanjut untuk kondisi janin, segera konsultasikan dengan Dokter spesialis Kandungan di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang dan dapatkan pelayanan Kesehatan terbaik.

Manfaat Olahraga di Kantor: Cara Tetap Aktif Meski Bekerja

manfaat-olahraga-Kantor-cara-tetap-aktif-meski-bekerja

Di era digital ini, banyak orang, terutama generasi muda, menghabiskan waktunya dengan duduk berjam-jam di depan komputer, baik untuk bekerja maupun bersantai. Gaya hidup sedentari ini dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Cara Tetap Aktif Olahraga untuk Pekerja Kantoran:

Berikut adalah cara agar Sahabat Karmed tetap aktif walaupun sedang bekerja:

  • Lakukan peregangan secara berkala: Setiap 30-60 menit, luangkan waktu untuk berdiri dan melakukan peregangan ringan. Meregangkan otot dapat meningkatkan sirkulasi darah dan relaksasi otot.
  • Naik tangga: Hindari lift dan gunakan tangga sebisa mungkin. Ini adalah cara mudah untuk meningkatkan aktivitas fisik Anda.
  • Berjalan kaki saat istirahat: Gunakan waktu istirahat Anda untuk berjalan kaki di sekitar kantor atau di luar ruangan.
  • Olahraga di meja: Ada banyak latihan yang bisa dilakukan di meja kerja Anda, seperti squat, lunges, dan stretching setelah jam kerja atau di sela-sela jam kerja.
  • Ikuti kelas olahraga online: Ada banyak kelas olahraga online yang bisa Anda ikuti di sela-sela jam kerja.
  • Bergabung dengan komunitas olahraga: Bergabung dengan komunitas olahraga di kantor atau di lingkungan sekitar Anda dapat membantu Anda tetap termotivasi untuk berolahraga.

Baca juga: Kenali, Penyebab dan Pencegahannya Alergi Dingin

Tips untuk Memulai:

  • Mulai kebiasaan olahraga dari yang kecil: Tidak perlu langsung berolahraga selama satu jam setiap hari. Mulailah dengan 10-15 menit sehari dan tingkatkan durasi dan intensitasnya secara bertahap.
  • Eksplorasi jenis olahraga yang mungkin disukai: Terdapat banyak varian olahraga yang dapat dilakukan di rumah tanpa membeli alat baru seperti senam, yoga, atau latihan otot. Temukan aktivitas yang Anda sukai agar Anda lebih termotivasi untuk berolahraga.
  • Ajaklah teman atau kolega: Berolahraga bersama orang lain bisa lebih menyenangkan dan memotivasi.
  • Tetapkan tujuan: Tetapkan tujuan yang realistis dan ukur kemajuan Anda.
  • Dengarkan tubuh Anda: Jika Anda merasa sakit, hentikan berolahraga dan istirahatlah.

Oleh karena itu, penting untuk tetap aktif bergerak, bahkan saat sedang bekerja. Kabar baiknya, tidak perlu menghabiskan waktu lama di gym untuk berolahraga. Ada banyak cara untuk menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, dan Anda akan merasakan manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental.

Manfaat Olahraga di Kantor:

  • Meningkatkan kesehatan fisik: Olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular, memperkuat otot dan tulang, serta meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan osteoporosis.
  • Peningkatan terhadap kesehatan mental:Olahraga yang cukup dapat mengurangi tingkat kecemasan, depresi, dan stres. Olahraga juga dapat meningkatkan mood, energi, dan fokus.
  • Meningkatkan produktivitas: Olahraga dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat meningkatkan fokus, konsentrasi, dan memori. Hal ini dapat membantu Anda menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan lebih efisien.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Olahraga teratur dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak dan lebih lama.
  • Meningkatkan kebahagiaan: Olahraga dapat membantu meningkatkan pelepasan hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

Baca juga: Kurang Berolahraga Ternyata Dua Kali Lebih Berbahaya Ketimbang Obesitas

Dapat disimpulkan bahwa olahraga di kantor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Dengan menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Tingkatkan kualitas kesehatan Sahabat dengan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang, Cikarang Barat, dan Tambun Selatan.

Manfaat Olahraga di Kantor: Cara Tetap Aktif Meski Bekerja

Di era digital ini, banyak orang, terutama generasi muda, menghabiskan waktunya dengan duduk berjam-jam di depan komputer, baik untuk bekerja maupun bersantai. Gaya hidup sedentari ini dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Cara Tetap Aktif Olahraga untuk Pekerja Kantoran:

Berikut adalah cara agar Sahabat Karmed tetap aktif walaupun sedang bekerja:

  • Lakukan peregangan secara berkala: Setiap 30-60 menit, luangkan waktu untuk berdiri dan melakukan peregangan ringan. Meregangkan otot dapat meningkatkan sirkulasi darah dan relaksasi otot.
  • Naik tangga: Hindari lift dan gunakan tangga sebisa mungkin. Ini adalah cara mudah untuk meningkatkan aktivitas fisik Anda.
  • Berjalan kaki saat istirahat: Gunakan waktu istirahat Anda untuk berjalan kaki di sekitar kantor atau di luar ruangan.
  • Olahraga di meja: Ada banyak latihan yang bisa dilakukan di meja kerja Anda, seperti squat, lunges, dan stretching setelah jam kerja atau di sela-sela jam kerja.
  • Ikuti kelas olahraga online: Ada banyak kelas olahraga online yang bisa Anda ikuti di sela-sela jam kerja.
  • Bergabung dengan komunitas olahraga: Bergabung dengan komunitas olahraga di kantor atau di lingkungan sekitar Anda dapat membantu Anda tetap termotivasi untuk berolahraga.

Baca juga: Mengatasi Stres Kerja: Tips Sederhana untuk Kesehatan Mental

Tips untuk Memulai:

  • Mulai kebiasaan olahraga dari yang kecil: Tidak perlu langsung berolahraga selama satu jam setiap hari. Mulailah dengan 10-15 menit sehari dan tingkatkan durasi dan intensitasnya secara bertahap.
  • Eksplorasi jenis olahraga yang mungkin disukai: Terdapat banyak varian olahraga yang dapat dilakukan di rumah tanpa membeli alat baru seperti senam, yoga, atau latihan otot. Temukan aktivitas yang Anda sukai agar Anda lebih termotivasi untuk berolahraga.
  • Ajaklah teman atau kolega: Berolahraga bersama orang lain bisa lebih menyenangkan dan memotivasi.
  • Tetapkan tujuan: Tetapkan tujuan yang realistis dan ukur kemajuan Anda.
  • Dengarkan tubuh Anda: Jika Anda merasa sakit, hentikan berolahraga dan istirahatlah.

Oleh karena itu, penting untuk tetap aktif bergerak, bahkan saat sedang bekerja. Kabar baiknya, tidak perlu menghabiskan waktu lama di gym untuk berolahraga. Ada banyak cara untuk menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, dan Anda akan merasakan manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental.

Manfaat Olahraga di Kantor:

  • Meningkatkan kesehatan fisik: Olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular, memperkuat otot dan tulang, serta meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan osteoporosis.
  • Peningkatan terhadap kesehatan mental:Olahraga yang cukup dapat mengurangi tingkat kecemasan, depresi, dan stres. Olahraga juga dapat meningkatkan mood, energi, dan fokus.
  • Meningkatkan produktivitas: Olahraga dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat meningkatkan fokus, konsentrasi, dan memori. Hal ini dapat membantu Anda menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan lebih efisien.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Olahraga teratur dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak dan lebih lama.
  • Meningkatkan kebahagiaan: Olahraga dapat membantu meningkatkan pelepasan hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

 Baca juga: Mengenal Susu dan Manfaatnya

Dapat disimpulkan bahwa olahraga di kantor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Dengan menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Tingkatkan kualitas kesehatan Sahabat dengan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang, Cikarang Barat, dan Tambun Selatan.

Manfaat Olahraga di Kantor: Cara Tetap Aktif Meski Bekerja

Di era digital ini, banyak orang, terutama generasi muda, menghabiskan waktunya dengan duduk berjam-jam di depan komputer, baik untuk bekerja maupun bersantai. Gaya hidup sedentari ini dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Cara Tetap Aktif Olahraga untuk Pekerja Kantoran:

Berikut adalah cara agar Sahabat Karmed tetap aktif walaupun sedang bekerja:

  • Lakukan peregangan secara berkala: Setiap 30-60 menit, luangkan waktu untuk berdiri dan melakukan peregangan ringan. Meregangkan otot dapat meningkatkan sirkulasi darah dan relaksasi otot.
  • Naik tangga: Hindari lift dan gunakan tangga sebisa mungkin. Ini adalah cara mudah untuk meningkatkan aktivitas fisik Anda.
  • Berjalan kaki saat istirahat: Gunakan waktu istirahat Anda untuk berjalan kaki di sekitar kantor atau di luar ruangan.
  • Olahraga di meja: Ada banyak latihan yang bisa dilakukan di meja kerja Anda, seperti squat, lunges, dan stretching setelah jam kerja atau di sela-sela jam kerja.
  • Ikuti kelas olahraga online: Ada banyak kelas olahraga online yang bisa Anda ikuti di sela-sela jam kerja.
  • Bergabung dengan komunitas olahraga: Bergabung dengan komunitas olahraga di kantor atau di lingkungan sekitar Anda dapat membantu Anda tetap termotivasi untuk berolahraga.

Baca juga: Nutrisi Apa yang Paling Dibutuhkan Wanita?

Tips untuk Memulai:

  • Mulai kebiasaan olahraga dari yang kecil: Tidak perlu langsung berolahraga selama satu jam setiap hari. Mulailah dengan 10-15 menit sehari dan tingkatkan durasi dan intensitasnya secara bertahap.
  • Eksplorasi jenis olahraga yang mungkin disukai: Terdapat banyak varian olahraga yang dapat dilakukan di rumah tanpa membeli alat baru seperti senam, yoga, atau latihan otot. Temukan aktivitas yang Anda sukai agar Anda lebih termotivasi untuk berolahraga.
  • Ajaklah teman atau kolega: Berolahraga bersama orang lain bisa lebih menyenangkan dan memotivasi.
  • Tetapkan tujuan: Tetapkan tujuan yang realistis dan ukur kemajuan Anda.
  • Dengarkan tubuh Anda: Jika Anda merasa sakit, hentikan berolahraga dan istirahatlah.

Oleh karena itu, penting untuk tetap aktif bergerak, bahkan saat sedang bekerja. Kabar baiknya, tidak perlu menghabiskan waktu lama di gym untuk berolahraga. Ada banyak cara untuk menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, dan Anda akan merasakan manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental.

Manfaat Olahraga di Kantor:

  • Meningkatkan kesehatan fisik: Olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular, memperkuat otot dan tulang, serta meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan osteoporosis.
  • Peningkatan terhadap kesehatan mental:Olahraga yang cukup dapat mengurangi tingkat kecemasan, depresi, dan stres. Olahraga juga dapat meningkatkan mood, energi, dan fokus.
  • Meningkatkan produktivitas: Olahraga dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat meningkatkan fokus, konsentrasi, dan memori. Hal ini dapat membantu Anda menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan lebih efisien.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Olahraga teratur dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak dan lebih lama.
  • Meningkatkan kebahagiaan: Olahraga dapat membantu meningkatkan pelepasan hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

 Baca juga: Sering Konsumsi Minuman Alkohol Rentan Kena Kanker Hati?

Dapat disimpulkan bahwa olahraga di kantor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Dengan menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Tingkatkan kualitas kesehatan Sahabat dengan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang, Cikarang Barat, dan Tambun Selatan.

Mengatasi Stres Kerja: Tips Sederhana untuk Kesehatan Mental

Halo Sahabat Karmed, pernah merasa stres di tempat kerja? Jika iya, artikel ini bisa membantu Anda memahami stres kerja lebih lanjut.

1. Apa Itu Stres Kerja?

Stres kerja merupakan respons tubuh terhadap tekanan fisik atau emosional yang timbul dari tuntutan pekerjaan. Jika seseorang membiarkan stres menumpuk terlalu lama atau tidak dikelola dengan baik, stres dari pekerjaan dapat merusak kesehatan mental dan menurunkan kinerja kita di kantor. Beberapa indikator yang bisa menunjukkan stres dalam pekerjaan meliputi:

  • Tekanan dalam pekerjaan: tuntutan pekerjaan seperti deadline ketat dan beban kerja berlebihan seringkali membuat Sahabat merasa kewalahan dan bahkan tertekan. Sehingga kita merasa takut atau khawatir jika melakukan kesalahan. Hal ini dapat menimbulkan stres pada diri sendiri jika dibiarkan tidak ditangani terlalu lama.
  • Konflik Interpersonal: Setiap lingkungan kerja tidak pernah luput dengan masalah dengan rekan kerja atau atasan yang dapat memicu stres jika tidak langsung diatasi.
  • Ketidakpastian: Perubahan organisasi atau ketidakjelasan peran juga dapat menambah beban stres pada pekerjaan setiap orang. Karena di tengah pekerjaan yang menumpuk dan jadwal yang padat, kita harus belajar perubahan di perusahaan.
  • Tuntutan Fisik: Jam kerja yang tinggi, sering dinas ke luar, dan lingkungan kerja yang tidak nyaman atau tidak suportif juga berkontribusi pada beban stres.

2. Dampak atau Gejala Stres Kerja pada Kinerja Karyawan

Beban stres kerja yang dibiarkan berlangsung berkepanjangan dan tidak ditangani segera dapat mempengaruhi kinerja karyawan seperti:

  • Penurunan produktivitas atau performa: Masalah stres yang dibiarkan terlalu lama dapat mengganggu fokus pada pekerjaan, membuat banyak kesalahan, kreativitas dan inisiatif yang menurun.
  • Kehadiran tidak teratur: Stres dapat menyebabkan absensi yang lebih tinggi dan hilangnya minat untuk bekerja.
  • Gangguan kesehatan: Selain gangguan mental dan psikologis, penderita stres juga mengalami penurunan kesehatan yang disebabkan oleh kurangnya tidur dan makan, serta perubahan gaya hidup yang drastis, dan gangguan pencernaan.

3. Cara Mengatasi Stres saat Bekerja

Sebelum Sahabat karmed mengalami beban stres berat, Sahabat dapat mengetahui dampak atau gejala stres dan mulai mengatasinya dengan cara sebagai berikut:

  • Pahami Diri Anda: Kenali tanda-tanda stres seperti gelisah, sulit tidur, atau mudah marah, serta pelajari sumber masalah atau pemicunya. Sadari kapan Anda mulai merasa tertekan dan cari solusi yang sesuai.
  • Manajemen Waktu: Prioritaskan tugas, buat jadwal yang realistis, dan istirahat secara teratur. Jangan lupa untuk mengambil cuti jika diperlukan.
  • Komunikasi Efektif: Bicaralah dengan rekan kerja atau atasan jika merasa tertekan. Cari teman atau keluarga yang bisa dipercaya untuk berbagi rahasia dan membantu menangani stres.
  • Aktivitas Fisik: Olahraga membantu mengurangi stres dan meningkatkan mood. Coba rutin berjalan kaki, bersepeda, atau yoga.
  • Relaksasi dan Meditasi: Luangkan waktu untuk merilekskan pikiran. Meditasi atau teknik pernapasan dapat membantu mengurangi ketegangan.
  • Jaga Keseimbangan: Pisahkan pekerjaan dari kehidupan pribadi untuk memberikan waktu luang bagi diri sendiri, keluarga, teman, atau waktu untuk hobi.

Baca juga: Dampak Buruk Polusi Udara Terhadap Kesehatan

4. Kesimpulan

Sebagai pekerja kantoran maupun lapangan di Indonesia, penting untuk mengelola stres kerja agar tetap sehat secara fisik dan mental. Terapkan langkah-langkah di atas sebagai bagian dari rutinitas harian Anda. Ingat, kesehatan adalah aset berharga yang perlu dijaga. Jika Sahabat Karmed merasa stres berlebihan dan membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kesehatan jiwa. Di Rumah Sakit Karya Medika Bekasi, kami memiliki tim ahli yang siap membantu Anda mengatasi stres, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya. Jangan biarkan stres mengganggu pekerjaan Anda, segera jadwalkan kunjungan ke Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang, Cikarang Barat, dan Tambun Selatan.   Info lebih lanjut Pelayanan Rumah Sakit Karya Medika Group, Sahabat Karmed bisa menghubungi : – Rs. Karya Medika I ( 0812-8696-1058 ) – Rs. Karya Medika II ( 0812-8080-1020 ) – Rs. Karya Medika BG ( 0813-9000-5698 ) Yuk kunjungi pelayanan Rumah Sakit Karya Medika Group terdekat dari kalian

Mengatasi Stres Kerja: Tips Sederhana untuk Kesehatan Mental

Halo Sahabat Karmed, pernah merasa stres di tempat kerja? Jika iya, artikel ini bisa membantu Anda memahami stres kerja lebih lanjut.

1. Apa Itu Stres Kerja?

Stres kerja merupakan respons tubuh terhadap tekanan fisik atau emosional yang timbul dari tuntutan pekerjaan. Jika seseorang membiarkan stres menumpuk terlalu lama atau tidak dikelola dengan baik, stres dari pekerjaan dapat merusak kesehatan mental dan menurunkan kinerja kita di kantor. Beberapa indikator yang bisa menunjukkan stres dalam pekerjaan meliputi:

  • Tekanan dalam pekerjaan: tuntutan pekerjaan seperti deadline ketat dan beban kerja berlebihan seringkali membuat Sahabat merasa kewalahan dan bahkan tertekan. Sehingga kita merasa takut atau khawatir jika melakukan kesalahan. Hal ini dapat menimbulkan stres pada diri sendiri jika dibiarkan tidak ditangani terlalu lama.
  • Konflik Interpersonal: Setiap lingkungan kerja tidak pernah luput dengan masalah dengan rekan kerja atau atasan yang dapat memicu stres jika tidak langsung diatasi.
  • Ketidakpastian: Perubahan organisasi atau ketidakjelasan peran juga dapat menambah beban stres pada pekerjaan setiap orang. Karena di tengah pekerjaan yang menumpuk dan jadwal yang padat, kita harus belajar perubahan di perusahaan.
  • Tuntutan Fisik: Jam kerja yang tinggi, sering dinas ke luar, dan lingkungan kerja yang tidak nyaman atau tidak suportif juga berkontribusi pada beban stres.

2. Dampak atau Gejala Stres Kerja pada Kinerja Karyawan

Beban stres kerja yang dibiarkan berlangsung berkepanjangan dan tidak ditangani segera dapat mempengaruhi kinerja karyawan seperti:

  • Penurunan produktivitas atau performa: Masalah stres yang dibiarkan terlalu lama dapat mengganggu fokus pada pekerjaan, membuat banyak kesalahan, kreativitas dan inisiatif yang menurun.
  • Kehadiran tidak teratur: Stres dapat menyebabkan absensi yang lebih tinggi dan hilangnya minat untuk bekerja.
  • Gangguan kesehatan: Selain gangguan mental dan psikologis, penderita stres juga mengalami penurunan kesehatan yang disebabkan oleh kurangnya tidur dan makan, serta perubahan gaya hidup yang drastis, dan gangguan pencernaan.

3. Cara Mengatasi Stres saat Bekerja

Sebelum Sahabat karmed mengalami beban stres berat, Sahabat dapat mengetahui dampak atau gejala stres dan mulai mengatasinya dengan cara sebagai berikut:

  • Pahami Diri Anda: Kenali tanda-tanda stres seperti gelisah, sulit tidur, atau mudah marah, serta pelajari sumber masalah atau pemicunya. Sadari kapan Anda mulai merasa tertekan dan cari solusi yang sesuai.
  • Manajemen Waktu: Prioritaskan tugas, buat jadwal yang realistis, dan istirahat secara teratur. Jangan lupa untuk mengambil cuti jika diperlukan.
  • Komunikasi Efektif: Bicaralah dengan rekan kerja atau atasan jika merasa tertekan. Cari teman atau keluarga yang bisa dipercaya untuk berbagi rahasia dan membantu menangani stres.
  • Aktivitas Fisik: Olahraga membantu mengurangi stres dan meningkatkan mood. Coba rutin berjalan kaki, bersepeda, atau yoga.
  • Relaksasi dan Meditasi: Luangkan waktu untuk merilekskan pikiran. Meditasi atau teknik pernapasan dapat membantu mengurangi ketegangan.
  • Jaga Keseimbangan: Pisahkan pekerjaan dari kehidupan pribadi untuk memberikan waktu luang bagi diri sendiri, keluarga, teman, atau waktu untuk hobi.

Baca juga: Dampak Buruk Polusi Udara Terhadap Kesehatan

4. Kesimpulan

Sebagai pekerja kantoran maupun lapangan di Indonesia, penting untuk mengelola stres kerja agar tetap sehat secara fisik dan mental. Terapkan langkah-langkah di atas sebagai bagian dari rutinitas harian Anda. Ingat, kesehatan adalah aset berharga yang perlu dijaga. Jika Sahabat Karmed merasa stres berlebihan dan membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kesehatan jiwa. Di Rumah Sakit Karya Medika Bekasi, kami memiliki tim ahli yang siap membantu Anda mengatasi stres, kecemasan, dan masalah kesehatan mental lainnya. Jangan biarkan stres mengganggu pekerjaan Anda, segera jadwalkan kunjungan ke Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang, Cikarang Barat, dan Tambun Selatan.

 

Info lebih lanjut Pelayanan Rumah Sakit Karya Medika
Group, Sahabat Karmed bisa menghubungi :
– Rs. Karya Medika I ( 0812-8696-1058 )
– Rs. Karya Medika II ( 0812-8080-1020 )
– Rs. Karya Medika BG ( 0813-9000-5698 )
Yuk kunjungi pelayanan Rumah Sakit Karya Medika Group terdekat dari kalian

Racun Tomcat bisa jadi obat kutil

KOMPAS.com – Kendati menimbulkan kekhawatiran di banyak tempat, ternyata serangga jenis kumbang Paederus atau lebih dikenal sebagai serangga Tomcat bisa mendatangkan manfaat untuk mengobati kutil.

Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI), Tjut Nurul Alam Jacoeb menjelaskan, selama ini penyakit kutil selalu diobati dengan canthadirin. Sebuah racun yang dihasilkan oleh kumbang (blister beetle) yang sifat ordo-nya sejenis dengan tomcat, yakni coleoptera.

“Fungsi canthadirin menghancurkan kutil, di lain sisi dampak racun tomcat yakni paederin juga sama untuk menghancurkan sel kulit,” kata Tjut dalam sebuah diskusi di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (29/3/2012).

Akan tetapi, kata dia, belum banyak rumah sakit yang menyediakan racun tomcat. Di Indonesia, paederin hanya terdapat di beberapa rumah sakit pendidikan. Alasannya klasik, karena harga paederin terbilang sangat mahal.

“Tidak semua rumah sakit memiliki paederin, hanya rumah sakit pendidikan yang punya karena harganya mahal. Apakah paederin ini bisa mengobati kutil, tentu harus dilakukan penelitian yang panjang,” pungkasnya.

Paederin sendiri jika terkena kulit manusia bisa menyebabkan bengkak hebat dan reaksi pada kulit berupa gatal-gatal. Bila kulit terkena racun tomcat, jangan menggosok kulit namun segera basuh dengan air dan sabun.

Dampak Buruk Polusi Udara Terhadap Kesehatan

Polusi udara merupakan masalah lingkungan global yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan manusia. Di banyak wilayah di seluruh dunia, polutan udara seperti partikel halus (PM2.5), ozon (O3), dan nitrogen dioksida (NO2) menjadi penyebab utama penyakit pernapasan, penyakit kardiovaskular, dan masalah kesehatan lainnya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap polusi udara ini dapat menyebabkan dampak kesehatan yang signifikan. Sehingga, penting untuk membahas mengapa polutan udara seperti PM2.5, ozon, dan nitrogen dioksida dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia.

Partikel Halus (PM2.5)

Partikel halus, yang juga dikenal sebagai PM2.5, adalah partikel-partikel udara dengan diameter kurang dari 2,5 mikrometer. Mereka sangat kecil sehingga dapat dengan mudah masuk ke dalam saluran pernapasan manusia dan mencapai paru-paru. Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap PM2.5 dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, dan infeksi saluran pernapasan bagian atas. Studi juga telah mengaitkan paparan PM2.5 dengan peningkatan risiko kanker paru-paru, penyakit kardiovaskular, dan penurunan fungsi paru-paru pada populasi yang terpapar.

Ozon (O3)

Ozon adalah gas yang terbentuk dari reaksi kimia antara bahan-bahan kimia terpapar sinar matahari, seperti nitrogen oksida (NOx) dan senyawa organik terlarut (VOCs). Meskipun ozon stratosfer merupakan pelindung yang penting, ozon pada permukaan bumi menjadi polutan udara yang berbahaya. Paparan ozon dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, mengakibatkan gejala seperti batuk, nyeri tenggorokan, dan sulit bernapas. Penelitian juga telah mengaitkan paparan ozon dengan peningkatan kejadian serangan asma, gangguan fungsi paru-paru, dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular pada populasi yang terpapar.

Nitrogen Dioksida (NO2)

Nitrogen dioksida adalah gas yang dihasilkan dari aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil, termasuk kendaraan bermotor dan industri. Paparan jangka panjang terhadap nitrogen dioksida telah terbukti berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit pernapasan seperti bronkitis, pneumonia, dan asma pada anak-anak. Penelitian juga menunjukkan bahwa paparan NO2 dapat memperburuk gejala asma pada individu yang sudah menderita kondisi tersebut. Selain itu, nitrogen dioksida juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner dan stroke.

Sejumlah penelitian terbaru telah memberikan bukti kuat mengenai dampak negatif polusi udara terhadap kesehatan manusia. Sebagai contoh, studi yang dipublikasikan di jurnal The Lancet pada tahun 2020 lalu, menemukan bahwa polusi udara dapat menjadi penyebab kematian prematur bagi jutaan orang setiap tahunnya. Penelitian tersebut menyoroti hubungan antara paparan PM2.5 dan penyakit pernapasan, penyakit jantung koroner, dan stroke. Studi lain yang dilakukan di Amerika Serikat menemukan, bahwa peningkatan paparan ozon berkaitan dengan meningkatnya jumlah kunjungan ke unit gawat darurat karena masalah pernapasan.

Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah mengeluarkan data yang mengkhawatirkan. Menurut WHO, sekitar 7 juta kematian setiap tahunnya dapat dikaitkan dengan paparan polusi udara. WHO menekankan pentingnya tindakan pencegahan untuk mengurangi dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan manusia.

Polusi udara, terutama partikel halus (PM2.5), ozon, dan nitrogen dioksida, memiliki dampak serius terhadap kesehatan manusia. Paparan jangka panjang terhadap polutan udara ini dapat menyebabkan penyakit pernapasan, penyakit kardiovaskular, dan masalah kesehatan lainnya. Data penelitian terbaru menunjukkan bahwa polusi udara merupakan ancaman global yang harus segera ditangani. Upaya bersama antara pemerintah, industri, dan individu diperlukan untuk mengurangi emisi polutan udara dan memastikan udara yang kita hirup bersih dan sehat bagi kita dan generasi mendatang.

Info lebih lanjut Pelayanan Rumah Sakit Karya Medika
Group, Sahabat Karmed bisa menghubungi :
– Rs. Karya Medika I ( 0812-8696-1058 )
– Rs. Karya Medika II ( 0812-8080-1020 )
– Rs. Karya Medika BG ( 0813-9000-5698 )
Yuk kunjungi pelayanan Rumah Sakit Karya Medika Group terdekat dari kalian✨

Gigi Sensitif, Apa Itu??

Gigi sensitif merupakan permasalahan umum yang cukup banyak dialami, hingga tidak jarang gigi sensitif dapat mengganggu kenyamanan aktivitas sehari-hari. Misalnya ketika sedang menikmati makanan ataupun minuman tertentu, seseorang yang menderita gigi sensitif dapat merasakan sensasi yang tidak nyaman seperti rasa sakit, ngilu dan nyeri yang tajam di giginya.

Kondisi tersebut tentunya dapat mengganggu rutinitas harian yang dijalani. Penderita gigi sensitif seakan-akan tidak dapat menikmati makanan dan minuman dengan bebas. Selain itu, gigi sensitif juga dapat muncul ketika menyikat gigi atau ketika gigi terpapar suhu dingin ataupun panas. Nyeri ataupun ngilu yang dirasakan oleh penderitanya dapat terasa nyeri ringan hingga nyeri berat. Kemudian gigi sensitif juga dapat terjadi pada salah satu gigi, beberapa gigi atau bahkan semua gigi yang dapat terjadi sementara maupun hilang timbul dalam waktu yang lama.

Setiap gigi terdiri dari beberapa lapisan, lapisan terluar gigi adalam email gigi, lapisan tengah gigi adalah dentin dan lebih dalam lagi ada saluran akar gigi. Normalnya, gigi terlindungi oleh lapisan teratasnya yaitu email gigi. Karena dentin cukup sensitif terhadap dingin, panas dan manis. Apabila dentin terbuka karena lapisan email gigi mengalami kerusakan hingga dentin kontak langsung dengan rangsangan yang datang luar seperti makanan ataupun minuman yang dingin atau panas, maka akan memberikan rasa ngilu dan nyeri pada gigi.

Singkatnya, gigi sensitif terjadi ketika dentin serta ribuan saraf yang ada pada dentin terpapar langsung dengan makanan atau minuman tanpa adanya perlindungan, hingga menyebabkan rasa nyeri dan ngilu di gigi.

Rasa ngilu dan nyeri di gigi menjadi pertanda utama gigi sensitif. Namun ada beberapa kondisi atau aktivitas yang dapat menunjang seseorang merasakan ngilu dan nyeri, seperti:

· Ketika sedang membersihkan gigi, baik itu menggunakan sikat gigi ataupun menggunakan benang gigi

· Menggunakan obat kumur yang memiliki kandungan alkohol

· Mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu dingin, terlalu panas, manis ataupun asam

· Ketika terpapar udara dingin

Tidak hanya itu, ada beberapa gejala lain dari gigi sensitif, yaitu:

· Gusi menyusut

· Perubahan sensasi rasa di mulut

· Gusi berubah warna menjadi kemerahan

· Adanya pembengkakan di gusi

· Halitosis atau bau mulut

Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi bila mengalami gejala seperti yang telah disebutkan ataupun gangguan kesehatan gigi lainnya agar segera mendapatkan penanganan yang optimal. 

Info lebih lanjut Pelayanan Rumah Sakit Karya Medika
Group, Sahabat Karmed bisa menghubungi :

  • Rs. Karya Medika I ( 0812-8696-1058 )
  • Rs. Karya Medika II ( 0812-8080-1020 )
  • Rs. Karya Medika BG ( 0813-9000-5698 )
    Yuk kunjungi pelayanan Rumah Sakit Karya Medika Group terdekat dari kalian✨

Peran Penting Nutrisi Mendukung Tumbuh Kembang Anak

Nutrisi yang tepat memainkan peran krusial dalam perkembangan optimal anak-anak. Masa pertumbuhan dan perkembangan merupakan periode penting dalam membentuk pola makan yang sehat, yang berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup anak hingga masa dewasa. Anak yang notabenenya masih berada dalam masa pertumbuhan, pastilah membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang dalam menunjang tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja nutrisi yang baik untuk membantu tumbuh kembang anak. Berikut penjelasan mengenai komponen nutrisi yang dibutuhkan guna mendukung pertumbuhan yang sehat.

Protein adalah salah satu nutrisi penting yang diperlukan untuk perkembangan fisik dan kognitif anak. Protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, membantu pertumbuhan otot, dan berperan dalam produksi enzim dan hormon penting. Sumber protein yang baik seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk susu.

Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi anak-anak. Karbohidrat memberikan energi yang diperlukan untuk beraktivitas, bermain, dan belajar. Untuk menunjang tumbuh kembang anak, pilihlah karbohidrat kompleks seperti roti gandum, nasi merah, dan sayuran, daripada karbohidrat olahan yang tinggi gula, seperti permen atau kue kering.

Lemak juga penting untuk perkembangan saraf dan fungsi otak anak. Asam lemak omega-3, yang ditemukan dalam ikan berlemak, alpukat, dan biji-bijian, merupakan komponen penting dalam membangun jaringan otak yang sehat. Hindari lemak jenuh dan trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Vitamin dan mineral juga memegang peran penting dalam perkembangan anak. Kalsium membantu dalam pembentukan tulang dan gigi yang kuat, sedangkan zat besi mendukung pembentukan sel darah merah dan fungsi otak. Pastikan anak mendapatkan cukup asupan sayuran, buah-buahan, produk susu, dan sumber makanan lain yang kaya akan vitamin dan mineral.

Selain itu, penting juga untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Air membantu menjaga hidrasi yang optimal, mendukung fungsi organ tubuh, dan membantu dalam penyerapan nutrisi.

Orang tua memegang peranan penting dalam menjaga perkembangan anak yang optimal. Edukasi tentang pentingnya makanan sehat, contoh yang baik, dan menciptakan lingkungan makan yang positif dapat membantu anak mengembangkan kebiasaan makan yang sehat sejak usia dini.

Nutrisi yang tepat memainkan peran sentral dalam perkembangan optimal anak. Dengan memberikan makanan seimbang yang kaya akan protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, vitamin, mineral, dan air, orang tua dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Mengedukasi anak tentang pentingnya makanan sehat dan membentuk kebiasaan makan yang baik merupakan investasi berharga bagi masa depan kesehatan anak.

Info lebih lanjut Pelayanan Rumah Sakit Karya Medika
Group, Sahabat Karmed bisa menghubungi :
– Rs. Karya Medika I ( 0812-8696-1058 )
– Rs. Karya Medika II ( 0812-8080-1020 )
– Rs. Karya Medika BG ( 0813-9000-5698 )
Yuk kunjungi pelayanan Rumah Sakit Karya Medika Group terdekat dari kalian✨