8 Tips Kesehatan agar Terhindar dari MPOX Varian Baru

Peningkatan kasus MPOX (Monkeypox) di berbagai negara, termasuk kemunculan varian baru yang lebih menular, telah menjadi perhatian global. Virus ini, meskipun tidak seagresif Covid-19, tetap memerlukan kewaspadaan dan pencegahan yang serius. Artikel ini akan membahas beberapa tips kesehatan yang dapat membantu Anda dan keluarga terhindar dari MPOX varian baru. Semua tips yang diberikan didasarkan pada panduan dari organisasi kesehatan terkemuka seperti World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

1. Tingkatkan Kebersihan Diri

Kebersihan diri adalah langkah pertama dalam mencegah penularan berbagai penyakit, termasuk MPOX. WHO merekomendasikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah beraktivitas di luar rumah, menyentuh hewan, atau setelah kontak dengan orang lain. Setidaknya, Sobat harus gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol untuk membersihkan tangan agar bersih secara menyeluruh.

2. Tidak Melakukan Kontak Fisik dan Berdekatan dengan Penderita MPOX

MPOX menyebar melalui kontak langsung dengan lesi kulit, cairan tubuh, atau droplet dari seseorang yang terinfeksi. CDC menyarankan untuk menghindari kontak fisik dengan orang yang menunjukkan gejala MPOX seperti ruam, demam, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Jika ada anggota keluarga yang terinfeksi, pastikan mereka diisolasi dari orang lain dan gunakan alat pelindung diri saat merawat mereka.

3. Hindari Kontak dengan Hewan yang Berisiko

MPOX adalah penyakit zoonosis, yang berarti dapat menyebar dari hewan ke manusia. Hewan seperti tikus, tupai, dan primata liar diketahui bisa menjadi pembawa virus ini. CDC menyarankan untuk menghindari kontak dengan hewan liar dan meminimalkan interaksi dengan hewan peliharaan yang mungkin terpapar virus. Jika Anda harus menangani hewan, gunakan sarung tangan dan pastikan hewan tersebut dalam kondisi sehat.

4. Pantau Gejala Diri dan Keluarga

Mengingat varian baru MPOX dapat menunjukkan gejala yang berbeda atau lebih intens, penting untuk selalu memantau kesehatan diri dan keluarga. WHO merekomendasikan untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika Anda atau anggota keluarga mengalami gejala seperti demam tinggi, ruam, atau nyeri pada kulit. Deteksi dini memungkinkan penanganan yang lebih cepat dan mengurangi risiko penyebaran virus.

5. Gunakan Alat Pelindung Diri

Di lingkungan dengan risiko tinggi penularan, seperti fasilitas kesehatan atau area dengan kasus MPOX yang tinggi, penggunaan alat pelindung diri sangat penting. Masker, sarung tangan, dan pakaian pelindung dapat mengurangi risiko terpapar virus, terutama jika Anda harus merawat seseorang yang terinfeksi. WHO juga menyarankan tenaga kesehatan untuk menggunakan pelindung mata dan face shield saat menangani pasien MPOX.

6. Vaksinasi Jika Tersedia

Beberapa negara telah mulai mempertimbangkan penggunaan vaksin cacar sebagai langkah pencegahan terhadap MPOX, mengingat virus ini masih dalam keluarga yang sama dengan virus cacar. CDC dan WHO sedang memantau efektivitas vaksin ini terhadap varian baru MPOX. Jika vaksinasi tersedia di negara Anda, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti tenaga kesehatan, sebaiknya pertimbangkan untuk divaksinasi.

7. Edukasi Diri dan Keluarga

Pengetahuan adalah kunci dalam pencegahan. Pastikan Anda dan keluarga memiliki informasi yang akurat mengenai MPOX, cara penularan, gejala, dan langkah-langkah pencegahan. Organisasi kesehatan seperti WHO dan CDC menyediakan sumber informasi yang kredibel dan selalu diperbarui sesuai dengan perkembangan terbaru.

8. Lakukan Perjalanan dengan Bijak

Jika Anda harus melakukan perjalanan, terutama ke daerah dengan kasus MPOX yang dilaporkan, pastikan Anda mengikuti panduan kesehatan yang diberikan oleh otoritas setempat dan WHO. Hindari perjalanan yang tidak perlu ke daerah dengan wabah dan selalu lakukan pencegahan ekstra saat berada di tempat umum.

Implementasi Tips agar Tahan Terhindar dari MPOX Varian Baru

Mencegah penyebaran MPOX, terutama varian baru yang lebih menular, memerlukan kewaspadaan dan tindakan yang tepat. Dengan mengikuti tips kesehatan yang disarankan oleh WHO dan CDC, Anda dapat mengurangi risiko terinfeksi dan melindungi kesehatan diri serta orang-orang di sekitar Anda. Ingatlah bahwa pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan, dan dengan langkah-langkah sederhana ini, kita dapat bersama-sama mengendalikan penyebaran virus ini.

Jaga kesehatan Sahabat dan keluarga dengan layanan kesehatan yang andal dan terjangkau di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang. Sahabat Karmed juga bisa menghubungi RS Karya Medika Bantar Gebang di sini.

Source: WHO dan CDC.

Varian Baru MPOX Muncul dan Menyebar hingga ke Indonesia

Dalam beberapa bulan terakhir, dunia kesehatan kembali dihadapkan pada ancaman baru. Sebuah varian baru dari MPOX (Monkeypox) dilaporkan telah muncul dan menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Varian ini menimbulkan kekhawatiran karena menunjukkan potensi penularan yang dan gejala yang berbeda dari varian sebelumnya. Artikel ini akan membahas varian baru MPOX, bagaimana penyebarannya hingga ke Indonesia, serta langkah-langkah yang diambil oleh otoritas kesehatan untuk mengendalikan situasi.

Varian Baru MPOX: Apa yang Berbeda?

Varian baru MPOX yang baru-baru ini terdeteksi menimbulkan kekhawatiran di kalangan ahli karena beberapa alasan. Berdasarkan laporan dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dan WHO, varian ini tampaknya memiliki tingkat penularan yang lebih tinggi dibandingkan dengan varian sebelumnya. Selain itu, gejala yang ditimbulkan juga menunjukkan sedikit perbedaan, dengan beberapa pasien melaporkan adanya ruam yang lebih parah dan nyeri yang lebih intens di area yang terinfeksi.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan telah melaporkan beberapa kasus MPOX yang disebabkan oleh varian baru ini. Kasus-kasus ini sebagian besar terdeteksi di daerah perkotaan, di mana populasi yang padat dan mobilitas tinggi meningkatkan risiko penyebaran virus. Beberapa laporan juga menyebutkan bahwa beberapa kasus ini terkait dengan perjalanan internasional, yang menunjukkan bahwa varian baru ini telah menyebar melampaui batas geografis asalnya.

Langkah-langkah Pencegahan dan Pengendalian

Menyadari potensi bahaya dari varian baru MPOX, otoritas kesehatan di Indonesia telah mengambil berbagai langkah untuk mencegah penyebarannya. Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan WHO dan CDC untuk melakukan pengawasan ketat terhadap kasus-kasus MPOX, serta memperbarui pedoman penanganan dan pencegahan bagi tenaga medis.

WHO merekomendasikan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat kontak dengan individu yang terinfeksi atau yang baru saja bepergian ke daerah dengan kasus MPOX yang tinggi. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera mencari perawatan medis jika mengalami gejala yang mencurigakan, seperti demam, ruam, atau pembengkakan kelenjar getah bening.

Di tingkat global, WHO telah menyarankan negara-negara untuk memperkuat kapasitas laboratorium mereka dalam mendeteksi varian baru MPOX dan memantau perkembangan epidemiologinya. Kolaborasi internasional menjadi kunci dalam upaya pengendalian penyebaran virus ini, termasuk dalam hal berbagi data dan strategi penanganan yang efektif.

Tidak Ada Indikasi MPOX akan Menyebar Seperti Covid-19

Munculnya varian baru MPOX dan penyebarannya hingga ke Indonesia merupakan pengingat bahwa ancaman penyakit menular masih nyata, bahkan di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Meskipun belum ada indikasi bahwa varian baru ini akan menimbulkan pandemi global seperti Covid-19, penting bagi kita semua untuk tetap waspada dan mengikuti panduan kesehatan yang ada.

Kolaborasi antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemerintah sangat diperlukan untuk mengendalikan penyebaran varian baru MPOX ini. Dengan tindakan pencegahan yang tepat dan penanganan cepat, kita dapat meminimalkan dampak dari virus ini dan melindungi kesehatan masyarakat secara keseluruhan.Lindungi kesehatan Sahabat Karmed dan ciptakan lingkungan yang aman dan sehat untuk keluarga. Segera dapatkan perawatan terbaik dari tenaga medis berpengalaman di Rumah Sakit Karya Medika 2 Tambun atau hubungi kami di Whatsapp 0812-8080-1020.

Kasus MPOX meningkat: Apakah perlu diwaspadai seperti Covid?

Sekitar beberapa bulan yang lalu, kasus MPOX (Monkeypox) meningkat di beberapa negara dan menjadi perhatian institusi kesehatan dan masyarakat di beberapa negara. Meskipun laporan tentang kasus MPOX tidak sebesar Covid-19, peningkatan ini menimbulkan pertanyaan: apakah kita perlu mewaspadai MPOX dengan serius seperti kita menghadapi Covid-19? Untuk menjawab pertanyaan ini, penting untuk memahami lebih dalam tentang MPOX, penularannya, gejalanya, serta bagaimana perbandingannya dengan pandemi Covid-19 yang telah mengubah kehidupan kita.

  1. Apa Itu MPOX?

MPOX merupakan penyakit sejenis zoonosis yang disebabkan oleh virus Monkeypox, serta bagian dari anggota keluarga virus yang sama dengan virus cacar air. Meskipun namanya mungkin menimbulkan kekhawatiran, sumber MPOX sebenarnya pertama kali diidentifikasi dari seekor monyet tahun 1958 di Denmark. Penelitian tersebut menggunakan monyet, namun hewan pengerat dan hewan liar lainnya juga bisa menjadi sumber infeksi. Kemudian, kasus MPOX dengan pasien manusia pertama muncul sekitar tahun 1970 di negara Republik Demokratik Kongo.

  1. Gejala dan Penularan

Gejala virus MPOX mirip dengan cacar, meski biasanya lebih ringan. Orang yang terpapar virus MPOX memiliki kemungkinan untuk mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, ruam yang menyebar ke seluruh tubuh demam, sakit kepala, dan nyeri otot. Ruam ini berubah dari bintik-bintik merah menjadi lepuh berisi cairan yang akhirnya mengering dan mengelupas.

MPOX menular melalui kontak fisik secara langsung dengan cairan seperti darah, cairan tubuh, serta lesi kulit yang didapati dari hewan atau manusia yang terjangkit MPOX. Penularan antar manusia biasanya memerlukan kontak fisik dengan dekat, contohnya seks atau terpapar droplet yang mengandung virus MPOX.

  1. Perbandingan dengan Covid-19

Meskipun kasus MPOX meningkat, penting untuk menempatkannya dalam konteks yang benar. Covid-19 adalah penyakit pernapasan yang sangat menular dengan penyebaran global yang cepat, sementara MPOX memiliki pola penyebaran yang jauh lebih terbatas. Covid-19 menyebar melalui udara dan bisa ditularkan oleh orang yang terinfeksi bahkan sebelum mereka menunjukkan gejala. Inilah yang membuat Covid-19 sangat sulit dikendalikan dan memerlukan tindakan pencegahan yang luas.

Sebaliknya, MPOX biasanya tidak menyebar semudah Covid-19. Mayoritas kasus MPOX terjadi di daerah endemik di Afrika Tengah dan Barat, dengan penularan antar manusia yang lebih jarang dan lebih lambat. Meski demikian, peningkatan kasus di luar daerah endemik tetap perlu diwaspadai, terutama dalam populasi yang berisiko atau di lingkungan yang memungkinkan kontak dekat yang intens.

  1. Apakah Perlu Diwaspadai Seperti Covid-19?

Secara umum, meskipun MPOX adalah penyakit yang serius dan memerlukan perhatian medis, risiko penyebaran yang relatif rendah dan bisa pulih dalam 3 hingga 4 minggu. Namun, beberapa kasus MPOX menunjukkan gejalanya yang fatal seperti kematian. Peningkatan kasus MPOX menunjukkan pentingnya kewaspadaan, pemantauan, dan pencegahan, terutama di daerah dengan kasus yang muncul.

Untuk populasi umum, edukasi tentang cara penularan dan gejala MPOX penting untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. Bagi mereka yang bekerja di bidang kesehatan, perlindungan diri, pelacakan kontak, dan isolasi kasus yang terkonfirmasi adalah langkah-langkah kunci untuk mengendalikan wabah.

Kesimpulan

MPOX bukanlah ancaman yang sama dengan Covid-19, tetapi peningkatan kasus ini menunjukkan bahwa kita tidak boleh lengah. Dengan tindakan pencegahan yang tepat dan penanganan yang cepat, risiko penyebaran MPOX dapat diminimalkan. Masyarakat dan otoritas kesehatan harus tetap waspada dan siap untuk bertindak, memastikan bahwa penyakit ini tidak berkembang menjadi masalah kesehatan global yang lebih besar.

Jika Sahabat merasa kurang sehat atau memiliki gejala – gejala akan sakit, segera konsultasikan dengan Dokter kami di Rumah Sakit Karya Medika 1 Cikarang dan hubungi kami di 0812-8696-1058 dapatkan pelayanan Kesehatan terbaik.

Tahukah Kamu? Berhenti Merokok Dapat Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

Merokok tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan paru-paru dan jantung, tetapi juga dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes tipe 2. Bagi sejumlah besar perokok, berhenti merokok mungkin tampak sulit, tetapi manfaat kesehatan yang diperoleh sangat signifikan. Salah satunya adalah penurunan risiko terkena diabetes tipe 2. Yuk, simak lebih lanjut bagaimana berhenti merokok dapat membantu mengurangi risiko penyakit ini.

Merokok Punya Korelasi dengan Diabetes Tipe 2

World Health Organization (WHO) menyatakan berhenti merokok memiliki keuntungan seperti menurunkan Tingkat risiko pengembangan diabetes tipe 2 sekitar 30 hingga 40%. Angka ini cukup signifikan mengingat bahwa diabetes tipe 2 adalah penyakit yang dapat berdampak serius pada kualitas hidup seseorang. Mengapa merokok meningkatkan risiko diabetes tipe 2?

Rokok memiliki dampak terhadap pengguna seperti resistensi insulin, dimana kondisi tubuh tidak bisa menyerap insulin dengan efektif. Hormon insulin berfungsi untuk mengatur kadar gula darah, jika tubuh kekurangan insulin maka kadar gula dapat menyebabkan peningkatan kandungan gula darah dan bahkan diabetes tipe 2. Selain itu, merokok juga berkontribusi pada peradangan dan stres oksidatif, yang merupakan faktor risiko tambahan untuk pengembangan diabetes.

Manfaat Berhenti Merokok

Berhenti merokok memberikan berbagai manfaat kesehatan yang hampir seketika. Berikut adalah beberapa alasan mengapa kamu harus mempertimbangkan untuk berhenti merokok sekarang juga:

  1. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2: Seperti yang disebutkan sebelumnya, berhenti merokok dapat mengurangi risiko pengembangan diabetes tipe 2 hingga 30-40%.
  2. Memperbaiki Fungsi Insulin: Setelah berhenti merokok, tubuh mulai memperbaiki fungsinya dalam menggunakan insulin. Hormon ini menjaga kestabilan kadar gula dalam tubuh.
  3. Menurunkan Risiko Penyakit Paru-Paru dan Jantung: Berhenti merokok mengurangi risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit paru-paru kronis seperti bronkitis dan emfisema.
  4. Meningkatkan Sirkulasi Darah: Tanpa racun dari rokok, sirkulasi darah akan membaik, yang berarti lebih banyak oksigen dan nutrisi dapat mencapai sel-sel tubuhmu.
  5. Menurunkan Risiko Kanker: Berhenti merokok dapat menurunkan risiko kanker paru-paru, tenggorokan, mulut, dan kandung kemih.

Tips Berhenti Merokok

Berhenti merokok memang tidak mudah, tetapi dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa melakukannya. Berikut beberapa tips yang dapat membantu:

  1. Buat Rencana: Tentukan tanggal berhenti dan buat rencana bagaimana kamu akan mengatasi keinginan untuk merokok.
  2. Dukungan Sosial: Beritahu teman dan keluarga tentang niatmu untuk berhenti. Dukungan dari mereka dapat memberikan motivasi tambahan.
  3. Gunakan Produk Pengganti Nikotin: Jika diperlukan, gunakan produk seperti permen karet nikotin atau plester nikotin untuk membantu mengatasi keinginan merokok.
  4. Menghindari pemicu untuk merokok: Mencari kegiatan produktif di waktu luang untuk menghindari pemicu atau alasan untuk merokok.
  5. Konsultasi dengan Dokter: Dokter dapat memberikan saran dan mungkin meresepkan obat yang dapat membantu kamu berhenti merokok.

Kesimpulan

Berhenti merokok adalah salah satu langkah terbaik yang dapat kamu ambil untuk meningkatkan kesehatanmu secara keseluruhan. Selain mengurangi risiko penyakit jantung dan kanker, berhenti merokok juga dapat menurunkan risiko pengembangan diabetes tipe 2 secara signifikan. Mulailah perjalanan menuju hidup sehat tanpa asap rokok hari ini. Jika Sahabat mengalami masalah pernapasan, segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Paru kami di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang.

Mencegah Stunting dengan Metode ABCDE

Kondisi pertumbuhan anak yang terhambat dan ditandai dengan tinggi badan di bawah rata-rata dibandingkan anak sepantarannya, disebut stunting. Kondisi ini disebabkan oleh kekurangan gizi kronis selama periode penting pertumbuhan dan perkembangan, terutama dalam 1000 hari pertama, mulai dari kehamilan hingga usia dua tahun. Tindakan pencegahan stunting sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan anak-anak. Salah satu pendekatan yang efektif dalam pencegahan stunting adalah metode ABCDE.

Apa Itu Metode ABCDE?

Metode ABCDE adalah strategi yang komprehensif dan mudah diingat untuk mencegah stunting pada anak-anak. Metode ini meliputi:

  1. Aktif konsumsi obat Tablet Tambah Darah (TTD) sekali seminggu dan minimal jumlah konsumsi 90 tablet selama masa kehamilan;
  2. Bumil (Ibu Hamil) secara teratur konsultasi dengan dokter spesialis kehamilan minimal 6 kali dan 2 kali oleh dokter menggunakan USG;
  3. Cukupi kebutuhan gizi akan protein hewani;
  4. Datang ke posyandu terdekat secara berkala setiap bulan untuk menjaga pertumbuhan, perkembangan, dan imunisasi balita;
  5. Eksklusif asi untuk balita selama 6 bulan dan dilanjutkan hingga bayi berumur 2 tahun.

Mari kita bahas lebih detail tentang setiap komponen dalam metode ABCDE ini.

1. Aktif Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD)

Tablet ini mengandung zat besi dan vitamin yang esensial untuk mendukung kesehatan ibu dan perkembangan janin, serta mencegah anemia yang dapat mempengaruhi pertumbuhan anak.

2. Bumil (Ibu Hamil) Secara Teratur Konsultasi dengan Dokter Spesialis

Pemeriksaan secara teratur dapat membantu memastikan bahwa janin tumbuh dengan baik dan mendeteksi potensi masalah lebih awal.

3. Cukupi Kebutuhan Gizi akan Protein Hewani

Selain mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita, protein juga dapat membantu perkembangan jaringan dan organ janin serta mendukung kesehatan ibu. Oleh karena itu, ibu hamil perlu memastikan bahwa mereka mendapatkan cukup protein hewani dari daging, ikan, dan telur dalam diet. 

4. Datang ke Posyandu Terdekat Secara Berkala

Setelah bayi lahir, penting untuk membawa anak ke posyandu terdekat secara berkala setiap bulan. Posyandu akan memantau pertumbuhan dan perkembangan balita, memberikan imunisasi yang diperlukan, serta memberikan bimbingan tentang nutrisi dan kesehatan anak. Kunjungan rutin ke posyandu membantu memastikan bahwa anak tumbuh dengan baik dan mendapatkan perhatian yang diperlukan.

5. Eksklusif ASI untuk Balita

ASI (Air Susu Ibu) adalah sumber nutrisi terbaik untuk bayi. Berikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi dan lanjutkan hingga bayi berumur 2 tahun. Semua nutrisi yang diperlukan bayi ada dalam ASI untuk menjaga pertumbuhan dan perkembangan anak, serta sistem imunitas alami terhadap banyak penyakit.

Kesimpulan

Tindakan pencegahan stunting merupakan pendekatan berkelanjutan dan holistik. Metode ABCDE menawarkan panduan yang komprehensif dan praktis bagi orang tua dan pengasuh untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan nutrisi dan stimulasi yang mereka butuhkan untuk tumbuh sehat. Segera konsultasikan dengan Dokter Spesialis Gizi kami di Rumah Sakit Karya Medika Tambun Selatan atau hubungi kami di Whatsapp 081218882298.

Peran Layanan USG untuk Setiap Trimester Kehamilan

Kehamilan merupakan bagian dari perjalanan hidup yang sangat membahagiakan orang tua dan juga menegangkan. Momen ini sangat penting bagi calon orang tua untuk memantau perkembangan dan Kesehatan janin secara menyeluruh. Salah satu metode pemantauan yang paling umum dan efektif adalah Ultrasonografi (USG), yaitu salah satu prosedur medis untuk mengambil gambar janin di dalam rahim menggunakan gelombang suara. Layanan USG sangat penting dilakukan pada setiap trimester kehamilan untuk memastikan perkembangan janin yang optimal dan mendeteksi potensi masalah sedini mungkin. Berikut adalah penjelasan mengenai peran layanan USG pada tiap trimester kehamilan.

Trimester Pertama (0-13 Minggu)

Pada trimester pertama, USG memiliki beberapa peran penting:

  1. Melakukan Estimasi Usia Janin: Pada periode awal kehamilan, USG berperan penting untuk menentukan usia kehamilan dengan akurat dan memperkirakan tanggal kelahiran yang lebih tepat.
  2. Mengecek Kehamilan Ganda: USG dapat mengidentifikasi apakah ibu mengandung lebih dari satu janin (kehamilan kembar), sehingga perawatan yang tepat dapat diberikan sejak dini.
  3. Memantau Detak Jantung Janin: USG pada trimester pertama dapat mendeteksi detak jantung janin, yang merupakan indikator penting bahwa janin berkembang dengan baik.
  4. Mengonfirmasi Lokasi Kehamilan: USG memastikan bahwa janin berada di dalam rahim dan bukan kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim), yang bisa berbahaya bagi ibu.

Trimester Kedua (14-26 Minggu)

USG pada trimester kedua sering disebut sebagai USG anatomi, yang memiliki tujuan sebagai berikut:

  1. Memeriksa Perkembangan Organ Janin: USG anatomi membantu memeriksa perkembangan organ utama janin, seperti otak, jantung, ginjal, dan tulang belakang. Ini penting untuk mendeteksi kelainan atau cacat bawaan.
  2. Menentukan Jenis Kelamin: Pada trimester kedua, jenis kelamin janin biasanya bisa diketahui melalui USG, meskipun ini bukan tujuan medis utama.
  3. Pengukuran pada Pertumbuhan Janin: Ultrasonografi dapat mengukur besarnya janin untuk memastikan janin tumbuh sehat dan sesuai umur kehamilan.
  4. Memeriksa Posisi Plasenta: USG dapat memeriksa posisi plasenta untuk memastikan tidak ada kondisi seperti plasenta previa, yang bisa menyebabkan komplikasi selama kehamilan dan persalinan.

Trimester Ketiga (27-40 Minggu)

Pada trimester ketiga, USG digunakan untuk:

  1. Memantau Pertumbuhan dan Posisi Janin: USG membantu memantau apakah janin tumbuh dengan baik dan berada dalam posisi yang tepat untuk persalinan. Posisi janin sangat penting untuk persiapan proses kelahiran.
  2. Menentukan Kualitas Cairan Ketuban: Gelombang suara USG dapat mengukur kuantitas cairan ketuban di sekitar janin. Kadar cairan ketuban yang baik adalah sekitar 800 ml hingga 600 ml atau 25 cm sampai 5 cm di umur 34 minggu dan 40 minggu.
  3. Memantau Kesehatan Plasenta: USG trimester ketiga juga digunakan untuk memantau kesehatan dan fungsi plasenta, yang menyediakan oksigen dan nutrisi penting bagi janin.
  4. Memastikan Kesehatan Janin: Pada trimester akhir, USG dapat digunakan untuk memeriksa aktivitas dan pergerakan janin, serta aliran darah melalui tali pusat dan organ utama lainnya.

Kesimpulan

Layanan USG merupakan bagian penting dari perawatan kehamilan yang komprehensif. Dengan melakukan USG pada setiap trimester, calon ibu dapat memastikan bahwa janin berkembang dengan baik dan mendeteksi potensi masalah sedini mungkin. Hal ini memungkinkan penanganan medis yang cepat dan tepat, yang sangat penting untuk kesehatan ibu dan bayi. Jika Sahabat ingin mengetahui lebih lanjut untuk kondisi janin, segera konsultasikan dengan Dokter spesialis Kandungan di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang dan dapatkan pelayanan Kesehatan terbaik.

Manfaat Olahraga di Kantor: Cara Tetap Aktif Meski Bekerja

manfaat-olahraga-Kantor-cara-tetap-aktif-meski-bekerja

Di era digital ini, banyak orang, terutama generasi muda, menghabiskan waktunya dengan duduk berjam-jam di depan komputer, baik untuk bekerja maupun bersantai. Gaya hidup sedentari ini dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Cara Tetap Aktif Olahraga untuk Pekerja Kantoran:

Berikut adalah cara agar Sahabat Karmed tetap aktif walaupun sedang bekerja:

  • Lakukan peregangan secara berkala: Setiap 30-60 menit, luangkan waktu untuk berdiri dan melakukan peregangan ringan. Meregangkan otot dapat meningkatkan sirkulasi darah dan relaksasi otot.
  • Naik tangga: Hindari lift dan gunakan tangga sebisa mungkin. Ini adalah cara mudah untuk meningkatkan aktivitas fisik Anda.
  • Berjalan kaki saat istirahat: Gunakan waktu istirahat Anda untuk berjalan kaki di sekitar kantor atau di luar ruangan.
  • Olahraga di meja: Ada banyak latihan yang bisa dilakukan di meja kerja Anda, seperti squat, lunges, dan stretching setelah jam kerja atau di sela-sela jam kerja.
  • Ikuti kelas olahraga online: Ada banyak kelas olahraga online yang bisa Anda ikuti di sela-sela jam kerja.
  • Bergabung dengan komunitas olahraga: Bergabung dengan komunitas olahraga di kantor atau di lingkungan sekitar Anda dapat membantu Anda tetap termotivasi untuk berolahraga.

Baca juga: Kenali, Penyebab dan Pencegahannya Alergi Dingin

Tips untuk Memulai:

  • Mulai kebiasaan olahraga dari yang kecil: Tidak perlu langsung berolahraga selama satu jam setiap hari. Mulailah dengan 10-15 menit sehari dan tingkatkan durasi dan intensitasnya secara bertahap.
  • Eksplorasi jenis olahraga yang mungkin disukai: Terdapat banyak varian olahraga yang dapat dilakukan di rumah tanpa membeli alat baru seperti senam, yoga, atau latihan otot. Temukan aktivitas yang Anda sukai agar Anda lebih termotivasi untuk berolahraga.
  • Ajaklah teman atau kolega: Berolahraga bersama orang lain bisa lebih menyenangkan dan memotivasi.
  • Tetapkan tujuan: Tetapkan tujuan yang realistis dan ukur kemajuan Anda.
  • Dengarkan tubuh Anda: Jika Anda merasa sakit, hentikan berolahraga dan istirahatlah.

Oleh karena itu, penting untuk tetap aktif bergerak, bahkan saat sedang bekerja. Kabar baiknya, tidak perlu menghabiskan waktu lama di gym untuk berolahraga. Ada banyak cara untuk menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, dan Anda akan merasakan manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental.

Manfaat Olahraga di Kantor:

  • Meningkatkan kesehatan fisik: Olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular, memperkuat otot dan tulang, serta meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan osteoporosis.
  • Peningkatan terhadap kesehatan mental:Olahraga yang cukup dapat mengurangi tingkat kecemasan, depresi, dan stres. Olahraga juga dapat meningkatkan mood, energi, dan fokus.
  • Meningkatkan produktivitas: Olahraga dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat meningkatkan fokus, konsentrasi, dan memori. Hal ini dapat membantu Anda menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan lebih efisien.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Olahraga teratur dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak dan lebih lama.
  • Meningkatkan kebahagiaan: Olahraga dapat membantu meningkatkan pelepasan hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

Baca juga: Kurang Berolahraga Ternyata Dua Kali Lebih Berbahaya Ketimbang Obesitas

Dapat disimpulkan bahwa olahraga di kantor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Dengan menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Tingkatkan kualitas kesehatan Sahabat dengan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang, Cikarang Barat, dan Tambun Selatan.

Manfaat Olahraga di Kantor: Cara Tetap Aktif Meski Bekerja

Di era digital ini, banyak orang, terutama generasi muda, menghabiskan waktunya dengan duduk berjam-jam di depan komputer, baik untuk bekerja maupun bersantai. Gaya hidup sedentari ini dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Cara Tetap Aktif Olahraga untuk Pekerja Kantoran:

Berikut adalah cara agar Sahabat Karmed tetap aktif walaupun sedang bekerja:

  • Lakukan peregangan secara berkala: Setiap 30-60 menit, luangkan waktu untuk berdiri dan melakukan peregangan ringan. Meregangkan otot dapat meningkatkan sirkulasi darah dan relaksasi otot.
  • Naik tangga: Hindari lift dan gunakan tangga sebisa mungkin. Ini adalah cara mudah untuk meningkatkan aktivitas fisik Anda.
  • Berjalan kaki saat istirahat: Gunakan waktu istirahat Anda untuk berjalan kaki di sekitar kantor atau di luar ruangan.
  • Olahraga di meja: Ada banyak latihan yang bisa dilakukan di meja kerja Anda, seperti squat, lunges, dan stretching setelah jam kerja atau di sela-sela jam kerja.
  • Ikuti kelas olahraga online: Ada banyak kelas olahraga online yang bisa Anda ikuti di sela-sela jam kerja.
  • Bergabung dengan komunitas olahraga: Bergabung dengan komunitas olahraga di kantor atau di lingkungan sekitar Anda dapat membantu Anda tetap termotivasi untuk berolahraga.

Baca juga: Mengatasi Stres Kerja: Tips Sederhana untuk Kesehatan Mental

Tips untuk Memulai:

  • Mulai kebiasaan olahraga dari yang kecil: Tidak perlu langsung berolahraga selama satu jam setiap hari. Mulailah dengan 10-15 menit sehari dan tingkatkan durasi dan intensitasnya secara bertahap.
  • Eksplorasi jenis olahraga yang mungkin disukai: Terdapat banyak varian olahraga yang dapat dilakukan di rumah tanpa membeli alat baru seperti senam, yoga, atau latihan otot. Temukan aktivitas yang Anda sukai agar Anda lebih termotivasi untuk berolahraga.
  • Ajaklah teman atau kolega: Berolahraga bersama orang lain bisa lebih menyenangkan dan memotivasi.
  • Tetapkan tujuan: Tetapkan tujuan yang realistis dan ukur kemajuan Anda.
  • Dengarkan tubuh Anda: Jika Anda merasa sakit, hentikan berolahraga dan istirahatlah.

Oleh karena itu, penting untuk tetap aktif bergerak, bahkan saat sedang bekerja. Kabar baiknya, tidak perlu menghabiskan waktu lama di gym untuk berolahraga. Ada banyak cara untuk menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, dan Anda akan merasakan manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental.

Manfaat Olahraga di Kantor:

  • Meningkatkan kesehatan fisik: Olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular, memperkuat otot dan tulang, serta meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan osteoporosis.
  • Peningkatan terhadap kesehatan mental:Olahraga yang cukup dapat mengurangi tingkat kecemasan, depresi, dan stres. Olahraga juga dapat meningkatkan mood, energi, dan fokus.
  • Meningkatkan produktivitas: Olahraga dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat meningkatkan fokus, konsentrasi, dan memori. Hal ini dapat membantu Anda menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan lebih efisien.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Olahraga teratur dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak dan lebih lama.
  • Meningkatkan kebahagiaan: Olahraga dapat membantu meningkatkan pelepasan hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

 Baca juga: Mengenal Susu dan Manfaatnya

Dapat disimpulkan bahwa olahraga di kantor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Dengan menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Tingkatkan kualitas kesehatan Sahabat dengan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang, Cikarang Barat, dan Tambun Selatan.

Manfaat Olahraga di Kantor: Cara Tetap Aktif Meski Bekerja

Di era digital ini, banyak orang, terutama generasi muda, menghabiskan waktunya dengan duduk berjam-jam di depan komputer, baik untuk bekerja maupun bersantai. Gaya hidup sedentari ini dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan, seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Cara Tetap Aktif Olahraga untuk Pekerja Kantoran:

Berikut adalah cara agar Sahabat Karmed tetap aktif walaupun sedang bekerja:

  • Lakukan peregangan secara berkala: Setiap 30-60 menit, luangkan waktu untuk berdiri dan melakukan peregangan ringan. Meregangkan otot dapat meningkatkan sirkulasi darah dan relaksasi otot.
  • Naik tangga: Hindari lift dan gunakan tangga sebisa mungkin. Ini adalah cara mudah untuk meningkatkan aktivitas fisik Anda.
  • Berjalan kaki saat istirahat: Gunakan waktu istirahat Anda untuk berjalan kaki di sekitar kantor atau di luar ruangan.
  • Olahraga di meja: Ada banyak latihan yang bisa dilakukan di meja kerja Anda, seperti squat, lunges, dan stretching setelah jam kerja atau di sela-sela jam kerja.
  • Ikuti kelas olahraga online: Ada banyak kelas olahraga online yang bisa Anda ikuti di sela-sela jam kerja.
  • Bergabung dengan komunitas olahraga: Bergabung dengan komunitas olahraga di kantor atau di lingkungan sekitar Anda dapat membantu Anda tetap termotivasi untuk berolahraga.

Baca juga: Nutrisi Apa yang Paling Dibutuhkan Wanita?

Tips untuk Memulai:

  • Mulai kebiasaan olahraga dari yang kecil: Tidak perlu langsung berolahraga selama satu jam setiap hari. Mulailah dengan 10-15 menit sehari dan tingkatkan durasi dan intensitasnya secara bertahap.
  • Eksplorasi jenis olahraga yang mungkin disukai: Terdapat banyak varian olahraga yang dapat dilakukan di rumah tanpa membeli alat baru seperti senam, yoga, atau latihan otot. Temukan aktivitas yang Anda sukai agar Anda lebih termotivasi untuk berolahraga.
  • Ajaklah teman atau kolega: Berolahraga bersama orang lain bisa lebih menyenangkan dan memotivasi.
  • Tetapkan tujuan: Tetapkan tujuan yang realistis dan ukur kemajuan Anda.
  • Dengarkan tubuh Anda: Jika Anda merasa sakit, hentikan berolahraga dan istirahatlah.

Oleh karena itu, penting untuk tetap aktif bergerak, bahkan saat sedang bekerja. Kabar baiknya, tidak perlu menghabiskan waktu lama di gym untuk berolahraga. Ada banyak cara untuk menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, dan Anda akan merasakan manfaatnya bagi kesehatan fisik dan mental.

Manfaat Olahraga di Kantor:

  • Meningkatkan kesehatan fisik: Olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular, memperkuat otot dan tulang, serta meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan osteoporosis.
  • Peningkatan terhadap kesehatan mental:Olahraga yang cukup dapat mengurangi tingkat kecemasan, depresi, dan stres. Olahraga juga dapat meningkatkan mood, energi, dan fokus.
  • Meningkatkan produktivitas: Olahraga dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat meningkatkan fokus, konsentrasi, dan memori. Hal ini dapat membantu Anda menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan lebih efisien.
  • Meningkatkan kualitas tidur: Olahraga teratur dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak dan lebih lama.
  • Meningkatkan kebahagiaan: Olahraga dapat membantu meningkatkan pelepasan hormon endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

 Baca juga: Sering Konsumsi Minuman Alkohol Rentan Kena Kanker Hati?

Dapat disimpulkan bahwa olahraga di kantor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Dengan menyisipkan aktivitas fisik dalam rutinitas kerja Anda, Anda dapat meningkatkan kualitas hidup Anda secara keseluruhan.

Tingkatkan kualitas kesehatan Sahabat dengan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di Rumah Sakit Karya Medika Bantar Gebang, Cikarang Barat, dan Tambun Selatan.