Racun Tomcat bisa jadi obat kutil

KOMPAS.com – Kendati menimbulkan kekhawatiran di banyak tempat, ternyata serangga jenis kumbang Paederus atau lebih dikenal sebagai serangga Tomcat bisa mendatangkan manfaat untuk mengobati kutil.

Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK-UI), Tjut Nurul Alam Jacoeb menjelaskan, selama ini penyakit kutil selalu diobati dengan canthadirin. Sebuah racun yang dihasilkan oleh kumbang (blister beetle) yang sifat ordo-nya sejenis dengan tomcat, yakni coleoptera.

“Fungsi canthadirin menghancurkan kutil, di lain sisi dampak racun tomcat yakni paederin juga sama untuk menghancurkan sel kulit,” kata Tjut dalam sebuah diskusi di Universitas Indonesia, Depok, Kamis (29/3/2012).

Akan tetapi, kata dia, belum banyak rumah sakit yang menyediakan racun tomcat. Di Indonesia, paederin hanya terdapat di beberapa rumah sakit pendidikan. Alasannya klasik, karena harga paederin terbilang sangat mahal.

“Tidak semua rumah sakit memiliki paederin, hanya rumah sakit pendidikan yang punya karena harganya mahal. Apakah paederin ini bisa mengobati kutil, tentu harus dilakukan penelitian yang panjang,” pungkasnya.

Paederin sendiri jika terkena kulit manusia bisa menyebabkan bengkak hebat dan reaksi pada kulit berupa gatal-gatal. Bila kulit terkena racun tomcat, jangan menggosok kulit namun segera basuh dengan air dan sabun.

Dampak Buruk Polusi Udara Terhadap Kesehatan

Polusi udara merupakan masalah lingkungan global yang memiliki dampak serius terhadap kesehatan manusia. Di banyak wilayah di seluruh dunia, polutan udara seperti partikel halus (PM2.5), ozon (O3), dan nitrogen dioksida (NO2) menjadi penyebab utama penyakit pernapasan, penyakit kardiovaskular, dan masalah kesehatan lainnya. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap polusi udara ini dapat menyebabkan dampak kesehatan yang signifikan. Sehingga, penting untuk membahas mengapa polutan udara seperti PM2.5, ozon, dan nitrogen dioksida dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan manusia.

Partikel Halus (PM2.5)

Partikel halus, yang juga dikenal sebagai PM2.5, adalah partikel-partikel udara dengan diameter kurang dari 2,5 mikrometer. Mereka sangat kecil sehingga dapat dengan mudah masuk ke dalam saluran pernapasan manusia dan mencapai paru-paru. Penelitian telah menunjukkan bahwa paparan jangka panjang terhadap PM2.5 dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit pernapasan seperti asma, bronkitis, dan infeksi saluran pernapasan bagian atas. Studi juga telah mengaitkan paparan PM2.5 dengan peningkatan risiko kanker paru-paru, penyakit kardiovaskular, dan penurunan fungsi paru-paru pada populasi yang terpapar.

Ozon (O3)

Ozon adalah gas yang terbentuk dari reaksi kimia antara bahan-bahan kimia terpapar sinar matahari, seperti nitrogen oksida (NOx) dan senyawa organik terlarut (VOCs). Meskipun ozon stratosfer merupakan pelindung yang penting, ozon pada permukaan bumi menjadi polutan udara yang berbahaya. Paparan ozon dapat menyebabkan iritasi saluran pernapasan, mengakibatkan gejala seperti batuk, nyeri tenggorokan, dan sulit bernapas. Penelitian juga telah mengaitkan paparan ozon dengan peningkatan kejadian serangan asma, gangguan fungsi paru-paru, dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular pada populasi yang terpapar.

Nitrogen Dioksida (NO2)

Nitrogen dioksida adalah gas yang dihasilkan dari aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil, termasuk kendaraan bermotor dan industri. Paparan jangka panjang terhadap nitrogen dioksida telah terbukti berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit pernapasan seperti bronkitis, pneumonia, dan asma pada anak-anak. Penelitian juga menunjukkan bahwa paparan NO2 dapat memperburuk gejala asma pada individu yang sudah menderita kondisi tersebut. Selain itu, nitrogen dioksida juga telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung koroner dan stroke.

Sejumlah penelitian terbaru telah memberikan bukti kuat mengenai dampak negatif polusi udara terhadap kesehatan manusia. Sebagai contoh, studi yang dipublikasikan di jurnal The Lancet pada tahun 2020 lalu, menemukan bahwa polusi udara dapat menjadi penyebab kematian prematur bagi jutaan orang setiap tahunnya. Penelitian tersebut menyoroti hubungan antara paparan PM2.5 dan penyakit pernapasan, penyakit jantung koroner, dan stroke. Studi lain yang dilakukan di Amerika Serikat menemukan, bahwa peningkatan paparan ozon berkaitan dengan meningkatnya jumlah kunjungan ke unit gawat darurat karena masalah pernapasan.

Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah mengeluarkan data yang mengkhawatirkan. Menurut WHO, sekitar 7 juta kematian setiap tahunnya dapat dikaitkan dengan paparan polusi udara. WHO menekankan pentingnya tindakan pencegahan untuk mengurangi dampak buruk polusi udara terhadap kesehatan manusia.

Polusi udara, terutama partikel halus (PM2.5), ozon, dan nitrogen dioksida, memiliki dampak serius terhadap kesehatan manusia. Paparan jangka panjang terhadap polutan udara ini dapat menyebabkan penyakit pernapasan, penyakit kardiovaskular, dan masalah kesehatan lainnya. Data penelitian terbaru menunjukkan bahwa polusi udara merupakan ancaman global yang harus segera ditangani. Upaya bersama antara pemerintah, industri, dan individu diperlukan untuk mengurangi emisi polutan udara dan memastikan udara yang kita hirup bersih dan sehat bagi kita dan generasi mendatang.

Info lebih lanjut Pelayanan Rumah Sakit Karya Medika
Group, Sahabat Karmed bisa menghubungi :
– Rs. Karya Medika I ( 0812-8696-1058 )
– Rs. Karya Medika II ( 0812-8080-1020 )
– Rs. Karya Medika BG ( 0813-9000-5698 )
Yuk kunjungi pelayanan Rumah Sakit Karya Medika Group terdekat dari kalian✨

Gigi Sensitif, Apa Itu??

Gigi sensitif merupakan permasalahan umum yang cukup banyak dialami, hingga tidak jarang gigi sensitif dapat mengganggu kenyamanan aktivitas sehari-hari. Misalnya ketika sedang menikmati makanan ataupun minuman tertentu, seseorang yang menderita gigi sensitif dapat merasakan sensasi yang tidak nyaman seperti rasa sakit, ngilu dan nyeri yang tajam di giginya.

Kondisi tersebut tentunya dapat mengganggu rutinitas harian yang dijalani. Penderita gigi sensitif seakan-akan tidak dapat menikmati makanan dan minuman dengan bebas. Selain itu, gigi sensitif juga dapat muncul ketika menyikat gigi atau ketika gigi terpapar suhu dingin ataupun panas. Nyeri ataupun ngilu yang dirasakan oleh penderitanya dapat terasa nyeri ringan hingga nyeri berat. Kemudian gigi sensitif juga dapat terjadi pada salah satu gigi, beberapa gigi atau bahkan semua gigi yang dapat terjadi sementara maupun hilang timbul dalam waktu yang lama.

Setiap gigi terdiri dari beberapa lapisan, lapisan terluar gigi adalam email gigi, lapisan tengah gigi adalah dentin dan lebih dalam lagi ada saluran akar gigi. Normalnya, gigi terlindungi oleh lapisan teratasnya yaitu email gigi. Karena dentin cukup sensitif terhadap dingin, panas dan manis. Apabila dentin terbuka karena lapisan email gigi mengalami kerusakan hingga dentin kontak langsung dengan rangsangan yang datang luar seperti makanan ataupun minuman yang dingin atau panas, maka akan memberikan rasa ngilu dan nyeri pada gigi.

Singkatnya, gigi sensitif terjadi ketika dentin serta ribuan saraf yang ada pada dentin terpapar langsung dengan makanan atau minuman tanpa adanya perlindungan, hingga menyebabkan rasa nyeri dan ngilu di gigi.

Rasa ngilu dan nyeri di gigi menjadi pertanda utama gigi sensitif. Namun ada beberapa kondisi atau aktivitas yang dapat menunjang seseorang merasakan ngilu dan nyeri, seperti:

· Ketika sedang membersihkan gigi, baik itu menggunakan sikat gigi ataupun menggunakan benang gigi

· Menggunakan obat kumur yang memiliki kandungan alkohol

· Mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu dingin, terlalu panas, manis ataupun asam

· Ketika terpapar udara dingin

Tidak hanya itu, ada beberapa gejala lain dari gigi sensitif, yaitu:

· Gusi menyusut

· Perubahan sensasi rasa di mulut

· Gusi berubah warna menjadi kemerahan

· Adanya pembengkakan di gusi

· Halitosis atau bau mulut

Jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi bila mengalami gejala seperti yang telah disebutkan ataupun gangguan kesehatan gigi lainnya agar segera mendapatkan penanganan yang optimal. 

Info lebih lanjut Pelayanan Rumah Sakit Karya Medika
Group, Sahabat Karmed bisa menghubungi :

  • Rs. Karya Medika I ( 0812-8696-1058 )
  • Rs. Karya Medika II ( 0812-8080-1020 )
  • Rs. Karya Medika BG ( 0813-9000-5698 )
    Yuk kunjungi pelayanan Rumah Sakit Karya Medika Group terdekat dari kalian✨

Peran Penting Nutrisi Mendukung Tumbuh Kembang Anak

Nutrisi yang tepat memainkan peran krusial dalam perkembangan optimal anak-anak. Masa pertumbuhan dan perkembangan merupakan periode penting dalam membentuk pola makan yang sehat, yang berdampak pada kesehatan dan kualitas hidup anak hingga masa dewasa. Anak yang notabenenya masih berada dalam masa pertumbuhan, pastilah membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang dalam menunjang tumbuh kembangnya. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja nutrisi yang baik untuk membantu tumbuh kembang anak. Berikut penjelasan mengenai komponen nutrisi yang dibutuhkan guna mendukung pertumbuhan yang sehat.

Protein adalah salah satu nutrisi penting yang diperlukan untuk perkembangan fisik dan kognitif anak. Protein membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, membantu pertumbuhan otot, dan berperan dalam produksi enzim dan hormon penting. Sumber protein yang baik seperti daging, ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk susu.

Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi anak-anak. Karbohidrat memberikan energi yang diperlukan untuk beraktivitas, bermain, dan belajar. Untuk menunjang tumbuh kembang anak, pilihlah karbohidrat kompleks seperti roti gandum, nasi merah, dan sayuran, daripada karbohidrat olahan yang tinggi gula, seperti permen atau kue kering.

Lemak juga penting untuk perkembangan saraf dan fungsi otak anak. Asam lemak omega-3, yang ditemukan dalam ikan berlemak, alpukat, dan biji-bijian, merupakan komponen penting dalam membangun jaringan otak yang sehat. Hindari lemak jenuh dan trans yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Vitamin dan mineral juga memegang peran penting dalam perkembangan anak. Kalsium membantu dalam pembentukan tulang dan gigi yang kuat, sedangkan zat besi mendukung pembentukan sel darah merah dan fungsi otak. Pastikan anak mendapatkan cukup asupan sayuran, buah-buahan, produk susu, dan sumber makanan lain yang kaya akan vitamin dan mineral.

Selain itu, penting juga untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Air membantu menjaga hidrasi yang optimal, mendukung fungsi organ tubuh, dan membantu dalam penyerapan nutrisi.

Orang tua memegang peranan penting dalam menjaga perkembangan anak yang optimal. Edukasi tentang pentingnya makanan sehat, contoh yang baik, dan menciptakan lingkungan makan yang positif dapat membantu anak mengembangkan kebiasaan makan yang sehat sejak usia dini.

Nutrisi yang tepat memainkan peran sentral dalam perkembangan optimal anak. Dengan memberikan makanan seimbang yang kaya akan protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, vitamin, mineral, dan air, orang tua dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal. Mengedukasi anak tentang pentingnya makanan sehat dan membentuk kebiasaan makan yang baik merupakan investasi berharga bagi masa depan kesehatan anak.

Info lebih lanjut Pelayanan Rumah Sakit Karya Medika
Group, Sahabat Karmed bisa menghubungi :
– Rs. Karya Medika I ( 0812-8696-1058 )
– Rs. Karya Medika II ( 0812-8080-1020 )
– Rs. Karya Medika BG ( 0813-9000-5698 )
Yuk kunjungi pelayanan Rumah Sakit Karya Medika Group terdekat dari kalian✨